Latest Posts
Ngomongin masalah cinta tuh emang gak ada habisnya. Apalagi kalo lagi jatuh cintrong,, beuhh pasti yang diomongin ituuu mulu. hehe :D That's the magic of love, bikin semua otak isinya merah muda ajah.. Gak peduli yang dicintai dekilnya minta ampun, bagi dia yang jatuh cinta, pasanganya adalah seunyu Bieber.. (hehe,,analoginy aneh ya)..
But now, i won't talk about how feeling being in love, but i want to share the other side to find a true love..
Love for the first time
Saya rasa, cerita mengenai kisah ini sudah banyak di posting di beberapa blog, dan saya pun pernah mem-postingnya pada blog terdahulu.. Karena saya sangat suka dengan cara berfikir dari cerita ini, saya ingin men-share nya kembali. hope you enjoy to read it ;)

Cinta dan Perkawinan Menurut Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta." 
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah Cinta

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, “Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar / subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?"
Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya"

Gurunya pun menjawab, " Dan  ya itulah Perkawinan
 
Love till the end
Notes :
For me, cinta itu memang sesuatu yang harus diperjuangkan dan ditemukan. Kita tidak akan bisa menemukan cinta itu tanpa berusaha. Setidaknya berusahalah untuk mengejarnya (dengan cara yang positif pastinya). Seperti halnya yang diceritakan di atas, ketika kita dihadapkan pada fase mencari seorang teman hidup, be wise and respect.

Jika saat ini Anda sedang berusaha mencari jodoh, maka pantaskan diri Anda di hadapan Yang Kuasa dengan semakin mendekatkan diri pada Nya. lakukan hal2 yang disukai oleh Tuhan anda.  As a moslem, perbanyaklah istighfar,shalawat, bersedekah. Jika selama ini kebangun tengah malam cuma bwt buang air, mulailah mengambil wudhu dan bersimpuh di hadapan-Nya. Satu lagi yang tak kalah penting, seperti yang saya baca dr buku #7KeajaibanRezeki,, mintalah Ibu kita untuk menyebutkan doa dan harapan kita pada saat beliau berdoa.. Insya allah cosss pleenggg.... aminn

Bagaimana jika saat ini saya sudah punya pasangan? Menurut saya, as long as kita bisa menerima segala kekurangan dan cerita masa lalu nya, it's oke. Lanjutkan... Kesempurnaan hanya ada pada Tuhan kita.. Kita manusia? beuhh banyaklah kurangnya dan ketidaksempurnaanya... Bulatkan niat untuk menggapai ridlo Nya, berusaha menjadi seseorang yang lebih baik dari hari lalu, dan lebih menghargai pasangan kita.. 
Hope  that happiness is always surround us..aminn :)


Kalo bicara masalah makanan enak di Medan, emang gak ada matinya. Banyaknya etnis yang tinggal dsini menjadikan lidah para pecinta kuliner termanjakan (hehe,,, bahasany lebay). Mau masakan India, tinggal ke arah Jl. Zainul Arifin (kampung Keling), Chinese food ada di daerah Gatot Subroto, masakan Batak  di arah Tuntungan, dan jangan ditanya masalah masakan Minang deh.. Dia menjamur dimana2, tinggal pilih mau restoran yang kaki lima ato full ac.

Perjalanan kuliner saya kali ini adalah ke arah Jalan Pandu mengunjungi suatu kedai makan yang kata orang2 kantor saya tuh maknyosss banget. Kebetulan kami habis belanja di daerah palangkaraya, dan  it’ s took 10 minutes to go there (hehe,,sok keminggris).  Jangan bayangkan restoran yang gede dengan fasilitas AC nya, warung Kak Yus ini nyentrik banget loh. Letaknya pinggir rel kereta api, dari luar pun Cuma ada tulisan kecil “ Warung Kak Yus” .. Sepintas orang akan beranggapan , ni kedai kayak warteg aja.. Eits jangan salah.. Kalo pas jama makan siang,, seperti lautan manusia ni warung.. Orang2 pada ngantri buat makan di kedai berukuran   6 x 5 m itu.. Siap2 berdiri dulu yah di depan warung kalo misalnya gak dapat jatah tempat duduk.. Hehe

Warung Kak Yus (tampak depan)

Menu yang disajikan di warung ini merupakan kolaborasi dari masakan  Sunda dan Padang, karena itu cita rasany unik banget.  Yang jadi inceran orang2  ke warung ini adalah ikan bakarnya. Ada bermacem2 jenis ikan yang disajikan, mulai dari gembung, kerapu, nila.. Dan salah satu inceran para pemburu makanan disini adalah Ikan Gembung Acar.  Ikan gembung yang fresh dikukus dan dibumbuin setelah itu  dibakar.. Penyajiannya adalah dengan disiram kuah acar yang seger banget (cabe keriting merah dan hijau, dan  bawang merah).  Makin tambah lezat dengan sambel nya yang slurp dan potongan bawang gorengnya. Oiya, jangan lupa buat menambahkan perasan jeruk nipis pada sambalnya..

Kebetulan banget pas kami kesitu, ikan gembungnya dah ludes. Saat itu di etalase makanan, adanya lele bakar, telur dadar, kerapu. Berhubung saya pengen banget ikan, saya pilih kerapu bakarnya. Hhhmm gak butuh waktu lama untuk mencicipinya… Setelah 5 menit nunggu, kerapu bakar yang saya pesen udah datang, plus sambal nya yang segerrr.. Kerapu ny fresh banget, kerasa waktu pertama  kali disobek dan dikunyah.  Dan tidak lupa campuran sambel plus bawang merah dan perasan jeruk nipis harus ditambahkan..
Kerapu bakar dan kelezatannya

Sambal yang maknyuss

Untuk menikmati makanan2 di Warung Kak Yus ini, kita tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Satu porsi makanan berkisar dari Rp 12,000 –Rp 20,000. Kebetulan pas yang saya pesen ikan kerapu bakar, agak mahalan. Rp 22,000-an (saya lupa persisny coz bayarnya ramean). Saya sarankan juga kalo kesana, harus cepet ,sebelum makan siang lah, supaya gak antri. Hehe,, plus… Kata teman2 saya dsini, lebih baik kita makan di warungnya langsung. Karena jika makanan yang kita pesan dibungkus, ketika sampai rumah, rasany kurang sedap..

Selamat mencoba teman2,,  As inpoh, alamat lengkapnya :
JL. Pandu No. 24 medan 20151
telp ; (061) 4558685 / 08197228467


Menyadur  dari undangan teman saya yang menikah tepat  pada tanggal 11 Februari 2012. Sebuah puisi tentang perjalanan cinta dalam suatu ikatan pernikahan..

Aku dan Dia

Aku dan dia berputar dalam lingkaran yang sama
Tapi tak bertemu pada titik sebelumnya.
Kini…..
Aku dan dia saling mengenal
Diantara jejak-jejak orang tua yang lebih dulu mengenal cinta.
Aku bersimpuh dalam diam menitip doa diantara tahajjud, istikharah, dan dhuha…
Berharap jawaban Maha Kuasa.
Pintu itu terbuka diantara semu dan nyata.
Kilas balik mimpi hijau berbalut surga
Kutemukan dia menyapa……
Kubiarkan cintanya masuk di relung hatiku
Mengalir bersama waktu, diantara peluang detik, menit, hari, bulan, dan tahun…..
Hingga aku ikhlas menerima tanpa tuntutan atas nama kesempurnaan
Tapi saling menerima apa adanya
(KaHlil Gibran)
Binjai...nge denger namanya, kita langsung keinget ma salah satu buah yang kulitnya jabrik2 seperti rambut. Yuppss, rambutan Binjai. Rambutan binjai emang enak banget, banyak airnya, manis dan slurp lah.  Karena banyak yang suka, tempat   pembudidayaanya pun sudah banyak tersebar, salah satu nya di Blitar, Jawa Timur. Binjai sendiri merupakan salah satu kotamadya di Sumatra Utara. Dari Medan, butuh waktu sekitar satu jam  untuk kesana karena jaraknya dari Medan adalah 22 km.

Kalo dihitung2 saya udah hamper 5 kali pergi ke Binjai. Tujuan utamanya sey gawe. Kerjaan saya emang survey lokasi demand, jadi mau gak mau harus nge datengin semua area lokasi kerja. Mulai dari Binjai, Kuala, Stabat, Brandan, sampe Pangkalan Susu.. Sayangnya saya paling jauh baru sampai Stabat.

Kedai Es Kalimantan
Beres gawean ngunjungi salah satu perumahan disana, kami singgah dulu di salah satu kedai minuman yang terkenal dsna. Pas banget waktu itu hawanya panas banget, dan ngadem di kedai minuman  itu pilihan yahuud, hehe… Kedai minuman yang kami datangi udah jadi rahasia umum lagi buat masyarakat Binjai, yaitu ES Kalimantan. Lokasi kedai nya ada di tengah kota, yaitu Jalan Sudirman no 35 (sekitar 20 meter dari Vihara Setia Budha) . Kedai ini sudah berdiri hampir 50 th dan merupakan kedai keluarga. Menurut Law Fui Tjeng (pemiliknya),kedai ini di namakan  Es Kalimantan  lantaran pendiri pertamanya (orang tuanya)  berasal dari Kalimantan, alm. Law Aseng

Chichi nya lagi melayani pelanggan
Jenis es yang ditawarin ada 2 macem, yaitu Es Campur dan Es Buah. Kebetulan yang kami pesen kemaren adalah Es Campurnya. Isi dari es campur ini macem2, ada ketan item, tape, agar2, cendol,kacang hijau, dan tentunya air santen dengan gula arennya yang khas banget.  Satu gelas es campur dihargai Rp 7000 . Untuk es buah, harganya juga sama. Selain es, disitu juga disuguhkan nagasari dingin dan agar2.

Nagasari dingin  dan Es Campur
Suasana dari kedai Es Kalimantan ini jadul banget,mirip ma kedai Es Krim Ragusa di Jakarta. Tempat duduknya, mejanya. Oiya, di luar kedai ada yang jual Sate Padang (kuah kacang maupun kuah padang ), yang bisa dipesen untuk dimakan di dalam kedai.  So far, menurut saya kedai es ini lumayan lah untuk dikunjungi kalo kalian maen ke Binjai.. happy sluurrp...
Sabtu lalu sya ngehadiri pesta kawinan sahabat kami di daerah Tanjung Morawa. Hayoo pada tau gak Tanjung Morawa itu dimana? Kalo orang Medan  mah pasti dah ngerti,,hihi.. Yups, Tanjung Morawa adalah salah satu kecamatan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Karena lokasi nya yang deket ma Medan (sekitar 45 menit), kawasan ini menjadi salah satu sentra industry. Banyak pabrik berdiri disini, mulai PT.Kedaung Medan , PT.Indofood Tbk, PT.Siantar Top,dll

Kami nyampe di tempat kondangan sekitar jam 1 an. Berhubung pengantennya ada darah Jawa nya, baju yang digunainya Jawa bangetttz, gaya Jawa Tengah gitu yang pake beludru2… Arrghh saya semakin mupeng, pengen cepet kawin.. Hehe :D

Setelah makan dan berpoto bareng si mempelai, kami bingung mau jalan kemana. Secara bensin mobil masi penuh, dan ney mobil masi sampe malem disewa nya.. Finally, dengan boneknya (bondo nekat), kami putusin buat jalan2 ke arah Pantai Cermin. Dari Tanjung Morawa ke arah Pantai Cermin, perjalanan ditempuh sekitar 45 menit. Kawasan Pantai Cermin ini ada di daerah Perbaungan. 

Ada bermacem2 spot yang bisa kita datangi di daerah Pantai Cermin, yang nge bedain adalah fasilitasnya. Ada tuh yang pakai Water park (masuknya kena charge Rp 100,000-an / org) , ada yang hanya pantai trus ada pondokan2..Kebetulan pantai yang kami datangi adalah Pantai Cermin yang di Gudang Garam –nya. Cukup bayar Rp 5000/org plus biaya parkir mobil  Rp 5000 /mobil ,  udah bisa maen di pantainya. Di pantai ini banyak berdiri pondokan2 yang bisa kita sewa untuk berisitrahat atau duduk2. Jadi jangan kaget kalo pas pertama masuk kawasan ini, kita didatengi calo2 yang menawarkan jasa sewa pondokan mereka.

Saya suka banget ma pantai.. Ngliat pantai yang gak punya batasan itu ngingetin sya supaya terus memiliki mimpi yang tanpa batas. Anginnya yang kenceng itu bikin seger pikiran, ilang semua stress2 gara2 rutinitas kerja. Ngrasain hawanya itu, peacefully..
Siap2 naek banana boat
Tapi sayang beribu sayang, ni pantai gak terawatt banget (airnya coklat bok..). Walaupun punya fasilitas banana boat, sampah2 yang ada di sekitar pantai tuh engga banget.. Yang lebih ngeheranin, yang ngebuat kotor yah pedagang2 di sekitar situ. Masak sampahnya dilempar aja ke pantai, di depan mata saya pula.. Huuuhhh.. 

Maenan air
Istirahat di Pondokan
Adanya pondokan2 yang banyak, memanjang pada bibir pantai,  ngebuat area kita buat maenan pasir  juga berkurang. Sayang banget yah, padahal kalo dirawat dengan baik, saya yakin pantai ini bisa ramai dikunjungi pengunjung. Semoga suatu saat pemerintah lebih memperhatikan komoditi pariwisata di Medan ini… Aminnn

Dagi dig dug der,, itu yang saya rasain tadi siang. Didaulat buat jadi MC di acara sosial kantor  oleh si obos. Gimana gak keder, yang datang para obos2 kantor,, dan first experience saya.  Semalaman saya udah puyeng mikirin tentang hari ini, gimana kalo salah nyebut nama, gimana kalo gak ada yang nge dengerin saya ngomong.. Terlalu kawatir dan parno… huuhh itulah kebiasaan buruk saya, (jangan ditiru pokoknya yah)

Beruntung acara berjalan lancar, dan si obos memuji saya (uhuuuyyy legaaaa). Obos saya termasuk orang yang care banget loh. Entah karena merasa bertanggungjawab kali ya, kemarin itu kami ngobrol bareng  ngonsep acaranya, beliau juga bikin kata2 yang harus saya ucapin ntar. Dan beliau juga menyemangati saya kalo saya pasti bisa.. thank you Pak Eppy,..

Satu hal yang bisa saya petik dari pengalaman baru saya ini, jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu yang baru. Gak usah takut dipercaya berdiri di depan banyak orang, mimpin suatu acara, karena apa? Karena kita jadi terkenal mendadak..Hahahaha,, sampe2 ada obos dari departemen lain yang mau narik saya. Kata atasan saya,, ohh tidak bisaaa…  Hahahaha,,pengalaman yang menggelikan..

Selain itu, bisa jadi dengan mencoba hal baru, kita bisa menemukan sesuatu kelebihan yang selama ini terpendam.. tentunya harus terus semangat buat mengasahnya.. Wokeee